cbr ban cacing - bajajautoindonesia.com

Yakin CBR Mau Dipasangin Ban Cacing?

Belum lama terjadi, kecelakaan tunggal sepeda motor di lokasi Wisata Sendi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur yang melibatkan seorang pasangan muda dengan motor All New Honda CBR 150R yang dikendarainya. Kenapa kecelakaan ini bisa terjadi, padahal CBR sudah dilengkapi dengan body dan fitur rem yang luar biasa?

Menarik ke belakang, CBR sendiri merupakan motor bentukan Honda yang didesain khusus lebih sporty dengan fitur canggih untuk pria yang menyukai tantangan. Ya, apa lagi kalau bukan menantang adrenalin dalam berkendara. Terbukti dari spesifikasinya yang sangat kekar, CBR 150R hadir dengan desain front look dan striping dan fitur emergency stop signal dan ABS yang mantap abis.

Lebih keren lagi, CBR 150R bisa melesat lebih bebas dengan fitur Anti-Lock Braking System (ABS) sehingga dapat memberikan pengereman yang stabil untuk mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak. Selain itu CBR dilengkapi juga dengan fitur Emergency Stop Signal yang dapat memberikan peringatan pada pengendara lain. 

Namun, meski CBR sudah dibuat semaksimal mungkin untuk menghadirkan fitur yang sangat lengkap ini, tetap saja ada sebagian orang yang tidak puas dan bahkan memodifikasi sendiri motor CBR dengan kreatifitas yang sangat tinggi. Seperti yang dilakukan Ridwan dan Selfi di Mojokerto.

Berdasarkan konten yang diunggah di Grup Facebook Info Lantas Mojokerto, kedua orang muda ini mengalami kecelakaan saat melewati turunan curam yang disertai tikungan tajam. Akhirnya, motor dan kedua pengendara tersebut meluncur bebas dan menabrak pinggiran jalan berupa tumpukan karung. 

Disinyalir, kecelakaan tersebut diakibatkan oleh modifikasi yang tidak wajar pada motor CBR 150 R ini. Selain bagian cakram rem depan yang dihilangkan, ban asli motor pun diganti dengan ban cacing. 

cbr ban cacing - bajajautoindonesia.com

Sebetulnya ban cacing sudah jelas tidak direkomendasikan. Apalagi sangat tidak proporsional untuk dipasangkan dengan motor yang bobotnya besar seperti CBR 150. Namun bagi anak-anak muda nampaknya ban cacing digunakan sebagai alih-alih hobi dan iseng. Padahal, ada banyak bahaya yang mengintai jika menggunakan ban cacing lho! Seperti…

Baca juga:  Bajaj Auto meresmikan pabrik di Uttarakhand

Tergelincir atau mengalami slip

Mungkin banyak orang berpikir, “mau pakai ban apa saja, bisa saja tergelincir”.. Wow.. Ini sebuah pernyataan yang keliru. Coba berpikirlah terbalik, pakai ban biasa aja bisa tergelincir, apa lagi kalau pakai ban cacing? Sudah jelas, ban cacing memiliki ukuran yang sangat kecil tentu saja tidak proporsional untuk motor apalagi motor dengan bobot besar. Belum lagi ditambah dengan bobot pengendaranya serta dipakai secara ugal-ugalan.

Velg motor rusak

Untuk menghadapi lubang dan polisi tidur, ban dan velg akan mengalami benturan yang lama-lama akan merusak bagian tersebut. Apalagi jika pakai ban cacing yang kecil? Dengan ukurannya yang sangat kecil dan menampung bobot motor, ban dan velg tidak akan mampu menahan benturan yang keras dari lubang, polisi tidur, atau insiden ngerem mendadak. Intensitas kecelakaan tentu akan lebih tinggi jika menggunakan ban cacing.

Coba baca Pentingnya Sesuaikan Ukuran Velg dan Ban Motor

Sulit dikendalikan

Sejatinya ban cacing digunakan untuk balapan, bukan harian. Sebab ban tersebut hanya dapat mencengkram aspal sangat sedikit. Sehingga bila digunakan untuk berkendara jarak jauh dipastikan tidak akan selamat dengan mulus. 

Speedometer jadi rusak

Speedometer yang benar pastinya akan mengukur kecepatan putaran roda dengan akurat. Bila ban ukuran standar diganti dengan ban cacing yang ukurannya lebih kecil, maka speedometer tidak dapat membaca dengan tepat putaran roda yang dihasilkan. 

Ditilang polisi

Maraknya penggunaan ban cacing dalam perjalanan sehari-hari membuat aparat hukum tidak akan tinggal diam begitu saja. Mereka dapat menilang siapa saja yang melanggar PP No 55 tahun 2012. Yang disebutkan kalau kincup roda depan batas toleransinya adalah 5 mm per meter. Kemudian, untuk kedalaman alur ban tidak boleh kurang dari 1 mm. Bukankah ban cacing ukurannya jauh lebih kecil dari itu?

Baca juga:  Free Check up Campaign

Gimana, masih mau modif pakai ban cacing? Kalau menurut BJI, mending beli ban yang udah standarnya aja deh! Nggak usah neko-neko.. Hhe..