Bajaj Pulsar 180 - Fairing

Bajaj Pulsar DTSI 180 cc

Fitur

Fairing with Wolf Eyes Head Lamp (Tipe CW)
Tampilan lampu depan yang agresif dengan bentuk aerodinamis untuk melengkapi garis-garis bentuk yang berotot tegap.
Bajaj Fairing Self Cancelling Indicator(Tipe CW)
Seperti mobil, lampu sein akan otomatis mati beberapa saat setelah belokan/dinyalakan. Berkendara pun menjadi lebih nyaman dan aman.
Bajaj Pulsar Blue Digital LCD Speedometer (Tipe CW)
Speedometer dengan tampilan digital LCD (Liquid Crystal Display) yang modern. Dilengkapi sensor otomatis yang menyesuaikan cahaya LCD dengan situasi siang dan malam hari, layaknya kokpit pesawat terbang.
Non Contact Back Lit Switches (Tipe CW)
Lampu LED tahan lama berwarna putih pada stang kemudi. Otomatis bercahaya ketika tombol lampu depan diaktifkan. Membantu berkendara terutama pada malam hari.
Fuel Tank
Tangki bahan bakar yang sporty dan maskulin dengan kapasitas 15 liter. Cocok untuk perjalanan jauh.
Double Cradle frame
Desain rangka dengan dua pipa besi kokoh yang menopang dan menjaga mesin tetap aman dan tahan lama
L.E.D. Tail Lamp
Lampu belakang L.E.D. (Light Emitting Diode) yang tahan lama dan memberikan tampilan menarik. Lampu terlihat jelas pada siang dan malam hari sehingga meningkatkan keselamatan selama perjalanan.
Bajaj Pulsar 180 - Fairing NitroX Shock Absorbers
Suspensi yang dilengkapi dengan gas nitrogen yang akan menghilangkan pembentukan busa/gelembung pada permukaan oli dalam shock absorber. Sehingga guncangan pada kondisi jalan ekstrim sekalipun berkurang drastis.

Spesifikasi

Mesin Jenis 4 langkah DTS-i, SOHC pendingin udara
Volume silinder 178.60cc
Tenaga maksimum 12.15kW(16.51Ps) pada 8.000 rpm
Torsi maksimum 15.22 Nm pada 6.000 rpm
Sistem pengapian Digital C.D.I dikendalikan mikroprosesor
Bore x Stroke 63,5 x 56,4 mm
Rasio kompresi 9,5 : 1
Transmisi 5 kecepatan / 1 – N – 2 – 3 – 4 – 5
Suspensi Depan Garpu teleskopik (langkah 135mm)
Belakang Swing arm – 5 way adjustable
NitroXShock Absorbers
Rem Depan 240 mm Cakram hidrolik
Belakang 130 mm Tromol mekanik
Velg Jenis/ukuran Model Racing17″ (hitam) Model Jari 17″
Ban Depan 2.75 x 17.41 P
Belakang 100/90 x 17.55 P
Kelistrikan Sistem 12 V (AC + DC)
Aki 12 V 19Ah – Tipe MF
Lampu depan 35/35 W – HS1 (CW) / 60/50 W (SW)
Lampu belakang/stop L.E.D 2 baris
Sistem starter Kick start dan electric start
Dimensi Panjang x Lebar x Tinggi 1990 mm x 750 mm x 1090 mm
Jarak sumbu roda 1320 mm
Jarak ke tanah 165 mm (minimum)
Berat kosong kendaraan 143 kg
Bahan bakar Jenis Bensin tanpa timbal
Kapasitas 15 liter penuh (3.2 lliter cadangan)
Jenis rangka Double cradle
Fitur Lampu depan Fairing Twin Pilot Lamps (Wolf Eye) Lampu depan model bulat
Warna mesin Hitam Silver
Knalpot Hitam Krom
Speedometer Digital Analog

Pilihan Warna

Price List

PULSAR 180 SW
(spoke wheel)
Rp. 15.000.000,-
PULSAR 180 CW
(cast wheel)
Rp. 16.500.000,-

* Harga sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu
* Harga On the Road (Jawa dan Jambi)

Persyaratan kredit :
Perorangan :
1. Foto copy KTP suami istri, KK, PBB / Rekening Listrik / Rekening Telepon
2. Foto copy slip gaji (karyawan) / keterangan penghasilan dan Rekening tabungan

Perusahaan :
1. Foto copy KTP direksi – komisaris perusahaan
2. Akte pendirian beserta perubahan (bila ada), SIUP, NPWP, TDP.

Data tambahan akan diminta apabila diperlukan.

* DP sudah termasuk biaya administrasi

Kendaraan diasuransikan (TLO) selama jangka waktu kredit
BPKB AMAN (dapat diambil sewaktu-waktu apabila ada pelunasan)

Perusahaan pembiayaan berhak menolak aplikasi tanpa memberi alasan

Bedah Teknologi Bajaj Pulsar 180CC – Exhaust Tech Rahasia nggak Mbrebet

Nerima telpon saat berkendara atau sekedar menghisap rokok yang biasa dilakukan tangan kiri, emang hal yang biasa untuk kalangan pengedara motor. Kadang membuat pengendara tak pedulikan peranan fungsional tuas kopling, kan tuas di kiri sedang tangan kiri tadi pegang telpon atau rokok.

Dengan begitu, saat kecepatan motor dan putaran mesin turun. Posisi gigi jadi tak seimbang dengan kecepatan motor. Artinya posisi gigi porsneling masuk 4 dan kecepatan tutun menunjuk 10km/jam. Dalam kondisi seperti ini, acap nimbulkan detonasi dan suara asing dan caller, khususnya motor laki atau sport.

Itu sama halnya dengan saat melakukan pengereman mendadak pas bereda di top speed. Pengendara mesti menurunkan gigi porsneling higga gigi 1. Kalau tidak dan tetap membiarkan posisi porsneling, bukaan gas yang tak seimbang dengan posisi gigi porsneling, asap membuat mesin motor mati.

Dari fenomena inim produk Bajaj Pulsar menambahkan fitur tambahan yakni Exhaust Tech (ET). Berupa box dan pipa terusan dari leher knalpot. ET ini berfungsi mempertahan kan torsi motor agar tetap stabil, di saat mesin motor mengalamami perbadingan yang tar wajar antara putaran mesin dan posisi gigi porsneling.

“Dengan ET, tenaga jadi bisa dipertahankan memiliki torsi meski berada di rpm rendah, ” terang Kukuhlid Hertiko area service manager Bajaj di kawasan HR. Muhamad, Surabaya.

Mekanismenya, saat di atas 3000 rpm – 4000 rpm gas buang sebagian tersuplai ke box ET. Tapi kalau di atas 4000 rpm, gas buang langsung terbuang ke catalytic converter terus ke sekat sarangan, dan menuju udara bebas.

“Sebaliknya, saat di putaran rendah di 100 rpm, terjadi perbedaan tekanan dalam knalpot. Tekanan gas buang yang keluar dan exhaust menifold lebih rendah, dibanding tekanan gas buang yang keluar dari box ET.

Dengan begitu gas buang yang keluar dari mesin, akan terhandang dan kembali lagi ke lubang buang pada silinder head. Dan sebagian tertahan di leher knalpot. Sedang gas buang yang sempat ngendon di box ET, langsung keluar menuju catalytic converter dan sekat serangan, ” beber Kukuh.

Selalu terjaganya torsi mesin, tenaga mesin dikail kian besar meski di rpm rendah. Dan tenaga mesin masih mampu mentransfer putaran as kruk, pinion shaft dan counter shaft pada perbandigan porsneling berat, macem sdi gigi 3,4 atau 5.

Kukuh juga menambahkan, selain imbas ET, hal itu juga berkat pemakaian teknologi TRICS, yaitu Throttle Response Ignition Control System. Jadi bukan derajat throttle (model butterfly) pada karbu dilengkapi magnetic sensor. Dari sensor itu, sinyal dikirim ke perangkat pengapaian untuk mengalur Na-Voor timing pengapaian sesuai dengan bukaan throttle.