Motor Sport Lawas - bajajautoindonesia.com

Motor Sport Lawas yang Masih Dicari, 2019!

Produksi motor akan selalu diperbarui dan berevolusi dari tahun ke tahun. Di era ini tentunya hanya sedikit orang yang memiliki motor-motor jadul. Apalagi untuk motor keluaran tahun 60-90an yang pernah sangat dicintai di jamannya. Kalaupun ada, pastilah motor tersebut sudah tidak memiliki performa yang prima alias hanya untuk dijadikan koleksi pajangan.

Dilansir dari beberapa sumber, berikut ini motor-motor gede lawas yang masih dicari sampai 2019

Yamaha RX 125 Twin

Motor Sport Lawas - bajajautoindonesia.com

Yamaha RX 125 Twin juga dikenal sebagai RD 125, yakni masih mengandalkan mesin berkapasitas 125 cc, 2 silinder. Yamaha sendiri mengklaim bahwa motor sport ini mampu memproduksi tenaga 16 dk pada 8.500 rpm dan torsi 1,3 kg-m yang didistribusikan melalui transmisi manual 5 percepatan. 

Bisa dibilang saat ini masih ada saja yang mencari Yamaha RX 125 Twin ini untuk dijadikan koleksi. Jika Anda ingin melihatnya, bisa datang ke acara-acara komunitas.

Yamaha RX-K 135

Motor Sport Lawas - bajajautoindonesia.com

Yamaha memang salah satu pabrikan yang cukup banyak mengeluarkan motor sport, khususnya motor 2 tak. Terbukti dari Yamaha RX-K135 yang menjadi cikal bakal RX King mengaspal sampai di Indonesia.

Motor ini sangat dikenal pada masa 80-an karena menyasar pada market yang memang sudah tertarik dengan motor sport. Memiliki power maksimal 17,5dk dan bisa ditarik sampai 150 km/jam. Di zamannya, tentu saja motor ini sudah bisa dibilang ngebut banget. Desainnya mengusung CBU dari Jepang, karena itu memiliki kedok lampu alias bikini fairing.

Meski demikian, motor ini kurang laku di pasar Indonesia dan bertahan sampai 1983 aja. Setelah itu digantikan dengan RX-King.

RX King 

Motor Sport Lawas - bajajautoindonesia.com

Sudah pasti, motor satu ini tidak asing di telinga Anda. Sebab RX King sudah menjadi legenda motor sport Yamaha yang mendulang kesuksesan dan popularitas sejak 80-an sampai 200-an. 

Baca juga:  Review Michelin City Grip Pro VS Pilot Street

Pasalnya motor ini didesain dengan mengangkat jiwa generasi muda yang gagah dan keren pada masanya. Selain itu laju dan mesinnya pun bandel dengan spek RX King yang hebat. Makanya tidak salah bila motor ini sering disalahgunakan untuk aksi jahat, bahkan disebut sebagai “motor jambret”

Motor ini terus disempurnakan hingga sampai ke tiga generasi produksi. Yang pertama dikenal sebagai King Cobra, generasi kedua dikenal dengan King Master, dan yang ketiga disebut sebagai New King. Generasi terakhir ini sudah memenuhi standar EURO. Sehingga hasil gas buang emisi tidak sebanyak dulu.

Honda Benly S110

Motor Sport Lawas - bajajautoindonesia.com

Setelah Yamaha, mari beranjak ke pabrikan Honda. Benly S110, namanya cukup asik ya! Haha. Motor ini masuk pada tahun 1973 meskipun di Jepang sudah diproduksi dari tahun 1961. Honda Benly memiliki keunggulan dari motor sebelumnya yang sudah dirilis, yakni berkapasitas 110. 

Berbeda dengan Benly 125cc yang memiliki mesin inline twin, Benly S110 ini hanya dibekali mesin 4 tak 1 silinder dengan pendingin udara. Uniknya, mesin ini berposisi tiduran seperti motor bebek. Ini merupakan konfigurasi valvetrain yang menggunakan teknologi OHV pushrod bukannya OHC seperti umumnya 4 tak. 

Lucunya, sekitar tahun 1979, Benly sempat dijadikan angkutan umum di Jakarta dan Surabaya. Angkutan umum ini dibentuk menyerupai Bajaj Orange karena dibuat beroda 3. 

NSU Supermax 250cc

Motor Sport Lawas - bajajautoindonesia.com

Kurang familiar dengan namanya? Yap motor satu ini merupakan motor asal Jerman yang diproduksi tahun 1959. Bisa dibilang cukup langka karena pada eranya, motor ini hanya diproduksi sebanyak 15 ribu unit saja. 

NSU Super Max memiliki kekuatan 250CC dengan konsep dan desain yang cukup retro. Bahkan kalau dilihat-lihat, di era ini pun NSU masih sangat kece untuk dibawa kemana saja. Namun jangan main-main, sebab motor jadul satu ini dihargai mencapai 48 jutaan. Rasanya setara dengan harga mobil bekas. 

Baca juga:  Bajaj Pulsar DTSI 180 cc