Kunjungan PRESDIR PT Bajaj Auto Indonesia (BAI)

Kedatangan K.S Grihapathy PresDir PT Bajaj Auto Indonesia bersama rombongan ke markas OTO PLUS hari Rabu, 21 Maret lalu menjadi kebangaan tersendiri bagi awak redaksi. Karena itu OP ingin menyambut kedatangan mereka dengan cara unik, OP Style!

Diawali dengan mengontak Eric Caprin sehari sebelumnya. OP ingin memastikan dia bisa merampungkan modifikasi Bajaj Pulsar 180 DTS-i 2007 milik Erry Nurrachan tepat waktu. “Beres Bro,” tandas modifikator kondang Surabaya ini.

Keesokan harinya, sekitar jam 9.30, motor langsung dibawa ke aula Gedung Kompas Gramedia lantai 6 menggunakan lift. Setelah itu ditutup rapat menggunakan cover.

Jam 10.30, Madalene Utari Hardjono, Direktur Filament selaku PR Consulant PT BAI didampingi Julia Armanda tiba lebih dulu untuk menyampaikan tujuan kunjungan rombongan Bajaj tersebut. Kunjungan mereka nanti dimaksudkan untuk saling mengenal antara PT BAI dan OTO PLUS, terang Utari.

Pada kesempatan itu, OP juga menyampaikan telah menyiapkan kejutan spesial untuk Mr Grihapathy. “Tapi keep it secret ya”, pesan OP.

Akhirnya jam 11.00 rombongan Bajaj tiba ke kantor redaksi Jl Raya Jemursari no. 64, Surabaya. Mr Grihapathy didampingi Apong Arfiansyah, Brand Manager dan Hardi Kusnadi, Area Sales Manager dengan hangat menyapa kru OP.

Mr Grihapathy sempat terkejut ketika OP balik menyapa dengan sapaan khas India. “Namaste (halo, Red)”, sapa OP.

Paling mengesankan ketika Mr Grihapathy membuka cover motor. “Kami ingin memberi surprise kepada Anda”, ujar OP.

Dan benar saja Mr Grihapathy sangat terkejut dan terkesima memandangi Pulsar yang telah dimodifikasi tersebut. “Its vey good…Very sexy…”, ucapnya terkagum-kagum.

Dengan cara ini, termasuk berdiskusi dengan kru OP serta modifikator dan pemilik Bajaj Pulsar, Mr Grihapathy mengaku sudah OP dengan baik.

“Kami balik mengundang Anda untuk mengujungi pabrik perakitan Bajaj di Jakarta pertengahan April mendatang, ” janji Mr Grihapathy, “Dan kami ganti akan siapkan surprise untuk OP”, bisik Armanda kemudian.

Wow Surprise!!!

Awalnya Erry Nurrachman sempat bimbang. “Saya bingung antara memilih Honda, New Tiger dengan Bajaj Pulsar,” buka Erry. Butuh pertimbangan selama seminggu sampai akhirnya pilihan jatuh pada motor buatan India ini. Alasannya, “Dengan banderol Rp 16,5 juta, saya rasa fitur yang ditawarkan Pulsar lebih oke dibanding New Tiger, ” tegas warga Puri Kalijudan ini.

Walau tampilan standar sudah dijamin bikin orang menengok, bapak 3 anak ini tidak puas kalau belum memmodifikasinya. Browsing lewat internet langsung dilakoni guna mengincar seperti selongsong cover jok belakang, air scoop dan tank shroud. Komponen-komponen itu dibuat Eric memakai bahan fiberglass.Pulsar pertama yang dimodifikasi langsung OP pamerin ke K.S. Grihapathy, President Director Bajaj Auto Indonesia yang berkunjung ke kantor redaksi OP Rabu lalu (21/3). Dan Grihapathy pun berkata. “Very Good!” model acuan.

Acuan pun jatuh pada wujud Ducati Monster SR. Tapi bukan lantas motor dirombak habis meniru SR. Sebab, “Erry tetap ingin mempertahankan kenyamanan suspensi dan kehandalan mesin Pulsar,” tukas Eric Caprin selaku modifikator. Sentuhan modifikasi yang diterapkan sebatas memasang body kit.