Corolla Touring Sports Baru Keluaran Toyota di Paris Show

 

Pada pagelaran acara motor Paris bulan Oktober, Toyota memperkenalkan keluaran terbarunya, Corolla Touring Sports. Bergabung dengan hatchback baru pertama kali di Jenewa awal tahun ini, Toyota Corolla Touring Sports baru memiliki desain dinamis yang membedakan antara hatchback sport, compact dan dinamis serta Touring Sports yang ramping, halus, dan serbaguna.

Dengan powertrain hibrida penuh 2.0 liter baru yang bergabung dengan line-up engine, rentang model Corolla 2018 baru juga menandai debut strategi dual hybrid Toyota.

Merefleksikan terus fokus pada teknologi hibrida, Corolla Touring Sports akan menawarkan pelanggan hanya satu mesin konvensional — mesin bensin turbo 116 liter 1,2 liter — dan pilihan 122 hp, 1,8 liter atau 180 hp, 2.0 liter powertrains hybrid. Yang terakhir ini adalah proposisi unik di segmen ini karena tidak ada powertrain konvensional lain yang dapat menawarkan kombinasi kinerja dan emisi rendah yang sama.

Powertrain hibrida 1.8 liter yang telah ditingkatkan merupakan teknologi listrik yang tenang, intuitif, responsif dan self-charging dengan biaya kepemilikan yang rendah. Sistem 2.0 liter mengambil keuntungan penuh dari kenyamanan pengendaraan, stabilitas, penanganan dan kesenangan berkendara yang melekat pada platform baru Toyota Arsitektur Global (TNGA) GA-C yang baru diadopsi.

Keuntungan utama dari platform GA-C baru adalah kemungkinan memiliki titik pinggul depan bawah yang lebih rendah untuk menurunkan pusat gravitasi kendaraan dan menawarkan posisi mengemudi yang lebih menarik.

Corolla baru memiliki sistem suspensi depan MacPherson strut yang terbukti, pengaturan suspensi belakang multilink baru, teknologi katup peredam kejut baru dan, untuk pertama kalinya, ketersediaan Adaptive Variable Suspension (AVS).

Penanganan dan kelincahan adalah karena ketinggian pemasangan mesin yang rendah, titik pinggul rendah dari tempat duduk dan lokasi baterai hibrida di bawah jok belakang. Dalam kombinasi, langkah-langkah ini memungkinkan Corolla Touring Sports memiliki pusat gravitasi rendah.

Sports Touring baru ditata di Eropa di Pusat Desain yang baru dibuka di Zaventem. Dengan adopsi TNGA, gerobak baru tidak lagi hanya variasi dari hatchback, tetapi telah menjadi model terpisah tersendiri.

Bajaj Pulsar Raih Award MR. TESTO

Dalam rangka ulang tahun yang ke 17, Tabloid Otomotif menganugerahkan penghargaan kepada produk-produk sepeda motor terbaik di Indonesia. Salah satunya adalah BAJAJ PULSAR 180 DTS-I yang meraih kategori : BEST FEATURES & TECHNOLOGY IN SPORT CATEGORY.
Penghargaan ini semakin mengukuhkan bahwa Bajaj Pulsar 180 DTS-i memang memiliki teknologi yang jauh lebih baik dibanding dari pesaingnya, tak heran jika tabloid automotif terbesar di Indonesia tersebut menganugerahkan penghargaan tersebut.
Penyerahan award dilakukan bertepatan dengan acara Oto Bursa Tumplek Blek yang memang digelar setiap tahun dalam merayakan ulang tahun tabloid tersebut. Award diterima oleh SVR Ramanuj, selaku Service Manager PT. Bajaj Auto Indonesia
“Pastinya, OTOMOTIF tak sekedar media berita otomotif. Tetapi menjadi barometer dunia otomotif Indonesia. Penghargaan ini menambah keyakinan kami untuk dapat sukses di pasar Indonesia”, ujar SVR Ramanuj.

Selamat kepada PT. Bajaj Auto Indonesia atas keberhasilannya menghasilkan produk yang berkualitas untuk meramaikan industri sepeda motor di Indonesia. Terima kasih kepada Tabloid Otomotif atas penghargaan yang diberikan.

The Best Feature & Technology Award 2008 for Bajaj Pulsar 180 DTS-

Bajaj Pulsar 180 DTS-i kembali mendapat pengakuan dari Industri Sepeda Motor di Indonesia sebagai sepeda motor dengan fitur komplit dan teknologi yang terbaik di kelas Sport Motor Cycle (SMC). Hal ini terbukti dengan diraihnya penghargaan dari Tabloid Otomotif -Tabloid Roda Empat dan Roda Dua terbesar dan terkemuka di Indonesia – sebagai THE BEST FEATURES & TECHNOLOGY in Sport Category.

Penghargaan bergengsi ini menambah daftar panjang penghargaan sejenis yang telah di terima oleh Pulsar di Negara asalnya di India:

2002 – Most Exciting Bike of The Year – Over Drive Awards
2003 – Bike of The Year – ICICI Bank Over Drive
2003 – Motorcycle Customer Satisfaction Study – NFO Automotive
2003 – BBC World Wheels Award for Best Two Wheeler – BBC World Wheels Award (meraih dua penghargaan untuk Pulsar 150 dan Pulsar 180)
2003 – BBC World Wheels Viewers Choice Two Wheeler of The Year – BBC World Wheels Award
2004 – Bike of The Year – ICICI Bank Over Drive Awards
2007 – Bike of The Year – CNBC – TV18 Auto Car Auto Awards (Pulsar DTS-Fi)

Kini, di Indonesia, sebagai negara nomer tiga terbesar industri sepeda motor, Pulsar kembali mendapatkan penghargaan yang tentunya lebih mengukuhkan citra Pulsar sebagai kendaraan yang berkualitas dan berteknologi tinggi yang layak untuk menjadi pilihan para rider di tanah air.

Pemeriksaan GRATIS Pulsar

Berkaitan dengan komitmen untuk memberikan pelayanan kepada pelanggan setianya secara maksimal, PT. Bajaj Auto Indonesia menggelar FREE SERVICE CAMPAIGN yang diperuntukkan bagi pengguna Pulsar di area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi dengan minimal pemakaian 10.000 km.

Bagi para pengguna Pulsar yang memenuhi persyaratan di atas, segera kunjungi dealer terdekat dengan membawa buku service dan kendaraannya. Acara ini digelar mulai tanggal 15 – 30 Mei 2008. Segera kunjungi dealer terdekat dan manfaatkan kesempatan ini.

* Syarat dan Ketentuan Berlaku
* Berlaku hanya hari Senin – Jumat

Free Check up Campaign

Sehubungan dengan akan diadakannya Free Check up Campaign yang akan dilakukan di Surabaya.

Untuk itu kami mengundang para Pulsar Rider Surabaya dan Medan untuk mendaftarkan kendaraannya di Dealer Bajaj Sungkono, Kertajaya, Sidoarjo ,Gresik dan Dealer Medan untuk dilakukan pemeriksaan dan Oli gratis serta paket *diskon spare part (*Khusus untuk Medan).

Program ini berlaku untuk Pulsar 180cc dengan kilometer lebih dari 10.000 kilometer dari tanggal 1 sampai dengan 15 Agustus 2008 Senin sampai Sabtu dengan membawa buku servis.

Ayo buruan daftar!!!

Bajaj Auto meresmikan pabrik di Uttarakhand

 

Pabrik Greenfield akan menambah kapasitas sebesar 1 juta sepeda motor; Dimulainya produksi Platina.

Bajaj Auto Limited hari ini meresmikan Pabrik Greenfield mereka dengan kapasitas yang direncanakan sebanyak 1 juta sepeda motor per tahun di Pantnagar, Uttarakhand. Dibangun pada area seluas 65 hektar dengan 155 hektar lainnya disediakan untuk kompleks vendor, pabrik di Pantnagar tersebut akan menjadi pabrik Bajaj Auto keempat dan pabrik pertama di luar Maharashtra. Area untuk pabrik disediakan seluas 40,000 meter persegi dan akan mempekerjakan 600 insinyur yang telah dilatih di Chakan selama 3 bulan.

Dalam terobosan kemitraaan antara pabrik perakit dengan vendor, Pabrik Bajaj Auto di Pantnagar akan didukung dengan fasilitas perakitan dari 16 vendor komponen yang lokasinya berdekatan. Sebagian dari area yang disediakan bagi Bajaj telah dimanfaatkan oleh para vendor untuk menyiapkan fasilitas khusus untuk memastikan integrasi yang lancar dengan pabrik utama yang berakibat pada efisiensi perakitan yang fenomenal.

Para penyalur tersebut akan memenuhi 75% dari kebutuhan komponen pabrik baru itu. Mereka akan beroperasi sebagai perpanjangan dari pabrik inti Bajaj Auto. Sistem dan proses yang telah dirancang akan membuat unit ini “ramping” dalam artian efisiensi perakitan. Semua materi dari toko dan penyalur akan termasuk dalam e-Kanban. Pabrik Pantnagar adalah fasilitas perakitan terfokus yang lengkap, dan walaupun biaya unit produksinya paling rendah namun dapat memenuhi standar kualitas global dunia. Konsep perakitan baru ini diharapkan dapat menghasilkan produktivitas lebih dari 10 kali dibandingkan dengan pabrik sepeda motor roda dua lainnya.

Kemitraan ini akan termasuk perakitan dan penyediaan materi komponen utama termasuk speedometer dari Pricol, garpu dan suspensi depan dari Endurance, lampu dari Lumax, komponen plastik dan listrik dari Varroc, tombol kendali dan sistem pengapian dari grup Minda dan rangka dari JBM, semuanya berada dalam lingkungan pabrik baru Bajaj Auto.

Rekor baru telah dicatat dalam hal penanaman modal yang diperlukan untuk membangun sebuah pabrik dengan kapasitas produksi 1 juta sepeda motor per tahun. Bajaj Auto telah secara langsung menginvestasikan Rs. 1.5 milyar dalam unit perakitan baru ini dengan biaya investasi hanya sebesar Rs. 1,500/sepeda motor, sebuah pencapaian yang mungkin tidak dapat disamai dimanapun juga. Hal ini akan memungkinkan salah satu periode pengembalian modal tercepat untuk pabrik apapun secara global.

Pabrik baru ini dibangun di atas 30 hektar dari 65 hektar yang telah disiapkan oleh perusahaan, dan mempunyai kapasitas produksi sebanyak 1 juta unit, yang dapat ditingkatkan secara progresif hingga 3 juta sepeda motor.

Pabrik ini akan secara lengkap independen dari tiga pabrik perakitan lain yang dimiliki perusahaan. Pabrik Pantnagar ini juga akan menjadi pembuktian dalam konsep perakitan terfokus baru, yang di masa mendatang akan diterapkan juga pada pasar internasional.

Tn. Rahul Bajaj, Chairman, Bajaj Auto yang meresmikan pabrik ini mengatakan, “Kami ingin memuji daerah bagian Uttarakhand atas iklim investasi mereka yang sempurna. Ini merupakan usaha perakitan kami pertama di luar Maharashtra, dengan proses dan teknologi perakitan yang terbaik. Saya bangga meresmikan pabrik baru ini yang membuat pencapaian baru dalam perakitan otomotif.”

Pelanggan Bajaj sekarang juga dapat menikmati keuntungan pajak (Excise and Income tax) dari Pabrik Pantnagar, yang digabungkan dengan efisiensi produksi yang hebat membuat perusahaan dapat secara agresif memberikan harga baru untuk Platina. Bajaj Platina sekarang tersedia dengan harga Rs. 33,000/ ex-showroom dibandingkan dengan harga sebelumnya yang sebesar Rs. 36,000.

Kata Tn. S Sridhar, VP (Marketing & Sales), Bajaj Auto, “Standar baru dalam efisiensi perakitan bersama dengan insentif atas investasi baru di Uttarkhand telah membuat Bajaj Auto mampu mengurangi biaya produksi dan menawarkan nilai lebih baik lagi kepada pelanggannya. Bajaj Platina, yang telah terjual sebanyak 700,000 unit, setelah peluncurannya pada April 2006, akan menjadi produk pertama hasil produksi di pabrik Pantnagar baru. Kapasitas tambahan ini akan membuat kami memenuhi permintaan untuk Platina.”

Tn. S Sridhar juga menambahkan, “Lebih dari 50 persen dari penjualan kendaraan roda dua dalam negeri kami berasal dari daerah utara dan timur. Pabrik Pantnagar kami akan membuat kami dapat lebih cepat memenuhi kebutuhan para pelanggan di daerah tersebut.”

Bajaj Platina menawarkan paket yang fenomenal bagi pengguna kendaraan roda dua, dengan konsumsi bahan bakar 108 km per liter dan garansi 4 tahun, terlepas dari fitur hebat lainnya termasuk suspensi SNS yang superior, premium Chrome Graphics dan Alloy Wheels.

Bedah Teknologi Bajaj Pulsar 180CC – Exhaust Tech Rahasia nggak Mbrebet

Nerima telpon saat berkendara atau sekedar menghisap rokok yang biasa dilakukan tangan kiri, emang hal yang biasa untuk kalangan pengedara motor. Kadang membuat pengendara tak pedulikan peranan fungsional tuas kopling, kan tuas di kiri sedang tangan kiri tadi pegang telpon atau rokok.

Dengan begitu, saat kecepatan motor dan putaran mesin turun. Posisi gigi jadi tak seimbang dengan kecepatan motor. Artinya posisi gigi porsneling masuk 4 dan kecepatan tutun menunjuk 10km/jam. Dalam kondisi seperti ini, acap nimbulkan detonasi dan suara asing dan caller, khususnya motor laki atau sport.

Itu sama halnya dengan saat melakukan pengereman mendadak pas bereda di top speed. Pengendara mesti menurunkan gigi porsneling higga gigi 1. Kalau tidak dan tetap membiarkan posisi porsneling, bukaan gas yang tak seimbang dengan posisi gigi porsneling, asap membuat mesin motor mati.

Dari fenomena inim produk Bajaj Pulsar menambahkan fitur tambahan yakni Exhaust Tech (ET). Berupa box dan pipa terusan dari leher knalpot. ET ini berfungsi mempertahan kan torsi motor agar tetap stabil, di saat mesin motor mengalamami perbadingan yang tar wajar antara putaran mesin dan posisi gigi porsneling.

“Dengan ET, tenaga jadi bisa dipertahankan memiliki torsi meski berada di rpm rendah, ” terang Kukuhlid Hertiko area service manager Bajaj di kawasan HR. Muhamad, Surabaya.

Mekanismenya, saat di atas 3000 rpm – 4000 rpm gas buang sebagian tersuplai ke box ET. Tapi kalau di atas 4000 rpm, gas buang langsung terbuang ke catalytic converter terus ke sekat sarangan, dan menuju udara bebas.

“Sebaliknya, saat di putaran rendah di 100 rpm, terjadi perbedaan tekanan dalam knalpot. Tekanan gas buang yang keluar dan exhaust menifold lebih rendah, dibanding tekanan gas buang yang keluar dari box ET.

Dengan begitu gas buang yang keluar dari mesin, akan terhandang dan kembali lagi ke lubang buang pada silinder head. Dan sebagian tertahan di leher knalpot. Sedang gas buang yang sempat ngendon di box ET, langsung keluar menuju catalytic converter dan sekat serangan, ” beber Kukuh.

Selalu terjaganya torsi mesin, tenaga mesin dikail kian besar meski di rpm rendah. Dan tenaga mesin masih mampu mentransfer putaran as kruk, pinion shaft dan counter shaft pada perbandigan porsneling berat, macem sdi gigi 3,4 atau 5.

Kukuh juga menambahkan, selain imbas ET, hal itu juga berkat pemakaian teknologi TRICS, yaitu Throttle Response Ignition Control System. Jadi bukan derajat throttle (model butterfly) pada karbu dilengkapi magnetic sensor. Dari sensor itu, sinyal dikirim ke perangkat pengapaian untuk mengalur Na-Voor timing pengapaian sesuai dengan bukaan throttle.

Kunjungan PRESDIR PT Bajaj Auto Indonesia (BAI)

Kedatangan K.S Grihapathy PresDir PT Bajaj Auto Indonesia bersama rombongan ke markas OTO PLUS hari Rabu, 21 Maret lalu menjadi kebangaan tersendiri bagi awak redaksi. Karena itu OP ingin menyambut kedatangan mereka dengan cara unik, OP Style!

Diawali dengan mengontak Eric Caprin sehari sebelumnya. OP ingin memastikan dia bisa merampungkan modifikasi Bajaj Pulsar 180 DTS-i 2007 milik Erry Nurrachan tepat waktu. “Beres Bro,” tandas modifikator kondang Surabaya ini.

Keesokan harinya, sekitar jam 9.30, motor langsung dibawa ke aula Gedung Kompas Gramedia lantai 6 menggunakan lift. Setelah itu ditutup rapat menggunakan cover.

Jam 10.30, Madalene Utari Hardjono, Direktur Filament selaku PR Consulant PT BAI didampingi Julia Armanda tiba lebih dulu untuk menyampaikan tujuan kunjungan rombongan Bajaj tersebut. Kunjungan mereka nanti dimaksudkan untuk saling mengenal antara PT BAI dan OTO PLUS, terang Utari.

Pada kesempatan itu, OP juga menyampaikan telah menyiapkan kejutan spesial untuk Mr Grihapathy. “Tapi keep it secret ya”, pesan OP.

Akhirnya jam 11.00 rombongan Bajaj tiba ke kantor redaksi Jl Raya Jemursari no. 64, Surabaya. Mr Grihapathy didampingi Apong Arfiansyah, Brand Manager dan Hardi Kusnadi, Area Sales Manager dengan hangat menyapa kru OP.

Mr Grihapathy sempat terkejut ketika OP balik menyapa dengan sapaan khas India. “Namaste (halo, Red)”, sapa OP.

Paling mengesankan ketika Mr Grihapathy membuka cover motor. “Kami ingin memberi surprise kepada Anda”, ujar OP.

Dan benar saja Mr Grihapathy sangat terkejut dan terkesima memandangi Pulsar yang telah dimodifikasi tersebut. “Its vey good…Very sexy…”, ucapnya terkagum-kagum.

Dengan cara ini, termasuk berdiskusi dengan kru OP serta modifikator dan pemilik Bajaj Pulsar, Mr Grihapathy mengaku sudah OP dengan baik.

“Kami balik mengundang Anda untuk mengujungi pabrik perakitan Bajaj di Jakarta pertengahan April mendatang, ” janji Mr Grihapathy, “Dan kami ganti akan siapkan surprise untuk OP”, bisik Armanda kemudian.

Wow Surprise!!!

Awalnya Erry Nurrachman sempat bimbang. “Saya bingung antara memilih Honda, New Tiger dengan Bajaj Pulsar,” buka Erry. Butuh pertimbangan selama seminggu sampai akhirnya pilihan jatuh pada motor buatan India ini. Alasannya, “Dengan banderol Rp 16,5 juta, saya rasa fitur yang ditawarkan Pulsar lebih oke dibanding New Tiger, ” tegas warga Puri Kalijudan ini.

Walau tampilan standar sudah dijamin bikin orang menengok, bapak 3 anak ini tidak puas kalau belum memmodifikasinya. Browsing lewat internet langsung dilakoni guna mengincar seperti selongsong cover jok belakang, air scoop dan tank shroud. Komponen-komponen itu dibuat Eric memakai bahan fiberglass.Pulsar pertama yang dimodifikasi langsung OP pamerin ke K.S. Grihapathy, President Director Bajaj Auto Indonesia yang berkunjung ke kantor redaksi OP Rabu lalu (21/3). Dan Grihapathy pun berkata. “Very Good!” model acuan.

Acuan pun jatuh pada wujud Ducati Monster SR. Tapi bukan lantas motor dirombak habis meniru SR. Sebab, “Erry tetap ingin mempertahankan kenyamanan suspensi dan kehandalan mesin Pulsar,” tukas Eric Caprin selaku modifikator. Sentuhan modifikasi yang diterapkan sebatas memasang body kit.